Alat Bukti Persangkaan Hakim

Jum'at, 04 April 2014 , 06:00:00 WIB - Tips

Alat Bukti Persangkaan Hakim

Salah satu alat bukti dalam persidangan perdata adalah adanya persangkaan hakim (rechtelijke vermoeden). Nah, bagaimanakah sebenarnya alat bukti persangkaan hakim tersebut? Berikut ketentuan tentang persangkaan hakim:

Persangkaan hakim merupakan persangkaan berdasarkan kenyataaan dan fakta (fetelijke vermoeden) atau presumptiones facti yang bersumber dari fakta yang terbukti dalam persidangan sebagai pangkal titik tolak menyusun persangkaan. Hal ini dilakukan hakim karena undang-undang memberi kewenangan kepadanya berupa kebebasan menyusun persangkaan bersumber dari alat bukti yang telah ada dalam persidangan.

Cara menarik persangkaan yang memenuhi syarat formal yaitu bertitik tolak dari data atau fakta yang telah terbukti dalam persidangan, untuk mengungkap fakta yang belum diketahui. Kemudian cara mengungkapnya dengan jalan menarik kesimpulan dari fakta yang telah ada dan terbukti tersebut.

Nilai kekuatan pembuktian persangkaan hakim adalah bebas, karena diserahkan sepenuhnya pada pertimbangan hakim. Oleh karena bebas, maka satu persangkaan saja tidak mencukupi minimal pembuktian, paling tidak ada dua persangkaan agar terpenuhi batas minimal pembuktian. Dimana persangkaan tersebut harus bersumber dari fakta-fakta yang saling berkesesuaian atau fakta yang tidak saling bertentangan.

HARIANDI LAW OFFICE

Become a fan! Email! Linkedin! Follow us! Youtube! Google Plus! Pinterest!

POLLING