Panwaslu DKI Jakarta Terima Puluhan Pengaduan

Jum'at, 21 September 2012 , 14:44:39 WIB - Hukum

Panwaslu DKI Jakarta Terima Puluhan Pengaduan
Ramdansyah/republika.co.id

JAKARTA - Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta menerima 47 pengaduan pelanggaran dari berbagai pihak sepanjang pelaksanaan Pilkada Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran kedua. Sebagian pengaduan bisa dilanjutkan dan sebagian lainnya dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran pilkada.

"Ada pula berkas pelanggaran yang masih dalam proses pemeriksaan saat ini. Berkas yang masih diperiksa antara lain pengaduan yang masuk antara 18-20 September. Tercatat ada 10 pengaduan yang masuk ke Panwas dalam kurun tersebut," ucap Ketua Panwaslu Ramdansyah, Jakarta, Jumat (21/9).

Sebanyak empat kasus laporan yang tidak di tindak lanjuti dikarenakan tidak memenuhi unsur pelanggaran pilkada. Sementara itu, pelanggaran yang paling banyak di laporkan yaitu masalah DPT, masih banyak warga yang tidak terdaftar dan tidak bisa menggunakan hak pilihnya serta banyak warga yang tidak mendapat surat undangan.

Pelanggaran lainnya yaitu dugaan politik uang dan kampanye di luar jadwal, selebaran gerak berbau SARA dan adu domba, penyebaran buku kampanye hitam tentang Jokowi, sosialisasi untuk memilih Fauzi Bowo di forum-forum guru, kampanye hitam untuk tidak memilih pasangan yang bukan Islam dan masih banyak lagi.

Reporter : Nur Hidayah
Redaktur : Dudi Sabil Iskandar

Become a fan! Email! Linkedin! Follow us! Youtube! Google Plus! Pinterest!

POLLING

  • UU ITE Hambat Kemerdekaan Berpendapat

    Menurut Anda, apakah UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) menghambat pelaksanaan kemerdekaan berpendapat dan berekspresi di media sosial?


    Ya
    Tidak
    Tidak Tahu

    security image
    Masukan Kode captcha :